Kutai Timur – Kecamatan Teluk Pandan, menyimpan potensi komoditas lokal yang mulai kembali mendapat perhatian, yakni aren genjah. Tanaman yang telah lama tumbuh di wilayah tersebut kini diproyeksikan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat sekaligus identitas baru desa di masa mendatang.
Kepala Desa Kandolo, Alimuddin, mengatakan potensi aren genjah di desanya cukup besar dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
“Desa Kandolo memiliki potensi aren genjah yang sangat baik untuk dikembangkan. Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, tanaman ini juga cocok dengan kondisi wilayah kami dan telah lama dikenal masyarakat,” ujar Alimuddin.
Menurutnya, aren genjah memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jenis aren pada umumnya. Salah satunya adalah masa produktif yang lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dalam waktu yang lebih singkat.
Selain menghasilkan nira yang dapat diolah menjadi gula aren maupun gula semut, hampir seluruh bagian pohon aren juga memiliki nilai ekonomi. Mulai dari ijuk, lidi, batang hingga buah kolang-kaling dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual di pasaran.
“Tanaman ini hampir tidak memiliki limbah karena seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan. Karena itu kami melihat aren genjah memiliki peluang besar untuk menjadi komoditas unggulan Desa Kandolo,” katanya.
Pemerintah Desa Kandolo, lanjut Alimuddin, terus mendorong masyarakat agar kembali melirik budidaya aren sebagai alternatif sumber pendapatan selain sektor perkebunan yang selama ini mendominasi perekonomian masyarakat.
Pihaknya juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait dalam bentuk pendampingan, pengembangan bibit unggul, hingga hilirisasi produk agar nilai tambah yang dihasilkan dapat dinikmati langsung oleh masyarakat desa.
“Kami ingin aren genjah tidak hanya menjadi tanaman yang tumbuh di Kandolo, tetapi benar-benar menjadi identitas desa dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika dikelola bersama-sama, kami optimistis komoditas ini memiliki masa depan yang cerah,” tegasnya.
Saat ini, potensi aren genjah dari Desa Kandolo mulai mendapat perhatian berbagai pihak karena dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Selain mendukung perekonomian masyarakat, pengembangan aren juga dianggap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan karena tanaman tersebut mampu tumbuh baik di kawasan penyangga hutan dan memiliki manfaat ekologis yang besar.
Dengan potensi yang dimiliki, Desa Kandolo berharap aren genjah dapat menjadi salah satu ikon komoditas lokal Kutai Timur yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat setempat.